Tampilkan postingan dengan label Burung Parkit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Burung Parkit. Tampilkan semua postingan

Selasa, 15 Agustus 2017

Tips Perawatan Burung Parkit dan Cara Meracik Pakan Burung Parkit

Sebagai burung kicauan dan sekaligus burung yang terkenal dengan bulu-bulunya yang indah, burung parkit merupakan salah satu burung yang paling banyak dipelihara oleh orang. Sifat burung ini cenderung manja dan ramah dengan eksistensi insan sehingga sangat digemari sebagai burung peliharaan. Namun disisi lain burung ini mempunyai kualitas bunyi yang sangat bagus, makannya tidak heran jikalau burung parkit kerap di buru oleh kicaumania.

Perawatan Burung Parkit
Burung parkit memiliki keistimewaan lain. Burung yang berukuran mini ini, sangat mudah dilatih untuk dapat melaksanakan aneka macam attraksi yang memukau. Selain itu, burung parkit juga dapat dipercaya sebagai burung mastera untuk murai kerikil dan burung cendet, lantaran burung ini mempunyai huruf bunyi yang khas yang dapat menirukan bunyi burung-burung lain, sehingga memiliki banyak variasi bunyi untuk dijadikan masteran. Agar bisa menjadi masteran yang berkualitas, burung parkit perlu menerima perawatan yang rutin dan perlindungan pakan yang tepat.

Berikut tips perawatan harian burung parkit dan cara meracik pakan burung parkit:
  • Umumnya setiap burung menyukai cahaya matahari pagi, tak terkecuali dengan burung parkit. Secara fisik ini, cahaya matahari pagi dapat membantu dalam metabolisme badan burung dan memperkuat tulang burung parkit, maka dari itu lakukan penjemuran selama 2-3 jam pada pukul 08.00 - 10.00 dan dilanjutkan dengan pemandian menggunakan spryer (semporatan) lalu diangin-anginkan sampai seluruhnya bulunya kering.
  • Racik pakan ajaib untuk burung parkit. Biasanya burung parkit sangat menyukai biji-bijian, millet, buah, sayuran buah apel, semangka, jagung muda dan sayuran hijau ibarat brokoli. Anda dapat meracik pakan burung parkit dengan campuran 2-3 jenis pakan buah/sayur, yang di potong keci-kecil semoga mudah ditelan oleh burung.
  • Untuk extra fooding nya, Anda bisa mencampur pakan utama dengan telur rebus yang sudah dihancurkan.
  • Pemberian tulang sotong juga perlu dilakukan bersamaan dengan pakan utama burung parkit. Cara racikannya yakni tulang sotong dihancurkan/dicincang sampai menerima butiran yang kecil, lalu dicampurkan dengan pakan utama. Tujuannya untuk melancarkan percernaan burung parkit. Atau bisa juga dengan cara menjemur tulang sotong sampai kering, kemudian di tumbuk  setengah halus dan diberikan kepada burung parkit.
Perawatan burung parkit yang sempurna dan pemilihan makanan yang sehat akan berdampak pada kualitas burung parkit termasuk kicauannya. Jadi, rawatlah burung parkit Anda dengan baik semoga menjadi sesuai dengan yang Anda harapkan.
Sumber http://merawat-burung.blogspot.com

Minggu, 13 Agustus 2017

Cara Merawat Burung Parkit Biar Gacor

Burung parkit merupakan burung yang sudah dikenal semenjak dahulu. Pada masanya burung ini sangat populer, dan digemari sebagai burung peliharaan. Namun pada perkembangannya nama burung ini semakin meredup seiring dengan cara merawat burung parkit yang belum banyak diketahui oleh orang-orang, sehingga perawatan yang minim, burung parkit tidak memiliki kualitas yang mumpuni.

Cara Merawat Burung Parkit Biar Gacor

Pesona burung parkit juga tidak hanya pada keindahan bulu saja, burung ini juga memiliki bunyi yang merdu dan menenangkan, sehingga di kalangan kicaumania sering menimbulkan burung parkit sebagai masteran untuk burung sejenis murai kerikil dan cendet.

Cara merawat burung parkit supaya mampu gacor gotong royong tidak begitu sulit. Yang terpenting yakni Anda tahu bagaimana cara perawatan harian burung parkit, sehingga burung tetap pada kondisi prima, sehat. Burung parkit yang terawat dengan baik akan menghasilkan bunyi yang bagus, untuk itu Anda mampu mencoba langkah-langkah berikut ini:
  1. Lakukan penjemuran paling lama ± 2 – 3 jam, dan sebaiknya pada pukul 10.00 kemudian burung parkit di mandikan di dalam keramba dengan cara disemprot.
  2. Pakan bijian yang diberikan sama menyerupai yang biasa diberikan.
  3. Tambahkan garam beryodium sebanyak 1/4 sendok teh ke dalam air minumnya. Air minum harus diganti setiap hari. Sayuran yang diberikan bersifat menambah birahi menyerupai tauge atau kangkung.
  4. Buah yang diberikan bervariasi, yang dipotong kecil-kecil (semacam koktail), lalu dimasukkan ke wadah tersendiri (terpisah dari wadah pakan bijian). Egg food untuk burung parkit Sebagai variasi, Anda mampu menawarkan menu egg food untuk burung parkit, yang mampu diberikan 2x dalam seminggu. Bahan bakunya hanya berupa telur rebus, wortel mentah (direbus juga boleh), dan brokoli.
  5. Cara pembuatannya relatif mudah. Parut semua materi tersebut, kemudian disatukan dalam wadah pakan. Hasil parutan mampu dicacah lagi dengan pisau sampai menjadi bab yang kecil-kecil dan rata. Jika diperlukan, mampu ditambah dengan biji-bijian untuk merangsang parkit mau memakannya.

Sumber http://merawat-burung.blogspot.com